Showing posts with label pikiran random. Show all posts
Showing posts with label pikiran random. Show all posts

Surat kepada aku

Hai diriku di masa depan?
Apa kabar sekarang?

Aku sedang bingung, mau cerita kepada siapa?
Kepada kamulah wahai aku. Mungkin Sang Pemilik waktu sudah mengetahui bagaimana kita menyelesaikan semuanya ini
Apakah kau sedang senang di sana?
Aku harap demikian. Aku yakin aku tengah susah di sini agar kau senang di sana,, wahai aku

Aku seperti badut yang berdandan menor yang sengaja membuat orang tertawa
Aku senang melihat orang senang. Walau dari dekat mereka pun tak akan tampak guratan sedih dari wajahku... Hari ini kita bermain lakon yang sama.. Jenaka

Namun lakon lain tengah kita mainkan pula.  perang dingin dalam dada membuatku sesak, tercekat
Jangankan teriak, berkatapun susah, lirih

Aku yakin semangatku masih menyala, masih hangat
terkadang hanya diperbudak oleh tantangan bodoh jarak pendek yang sia-sia
sementara aku melepaskanmu wahai aku di masa depan

Apakah aku menjadi penghias saja di sini? aku tidak pernah bermain lakon besar?
Selalu komedi yang itu-itu melulu.. Aku ingin juga menjadi sang punggawa berkuda, namun aku tak pernah mencoba memainkan perannya... mungkin berat

Aku lelah, namun aku yakin sekarang aku di masa depan sangatlah kuat,
mungkin masih badut, namun sekarang berkuda, memimpin perang melawan kesedihan, ketakutan, keputusasaan... Menularkan tawa, bahagia, dan warna


Aku harap demikian...
Begitukah??

Tolong balas suratku ini. Saat kau sempat..

distracted distractions.....

Ada tugas gambar "boobs".. don't get me wrong, my group got breast cancer as theme for this assignment.. some of us must make poster, and we choose myself and dhini...
great, i even can't do photoshop things... so i must draw, and then again my drawing tools is about.... zero,
Should i draw with only pencil and on HVS paper?

Terus ada revisi, harus cari penyebab lain dari IM selain yang ada pada proposal saya, terus tambah disfungsi endotel.. but contrary to them (boobs, and IM) i got myself attached with Deutsch!!
What a random stuff innit? but no.. little boy in me, again heard about germany one more time!! and   he said "yo better learn it now! in order to keep your dream real... i mean it gettin closer mate!" (yah i dunno he sounds a lil bit australian in my head,, IDK forget it!!)

yap, hasrat ini menggebu lagi.. pasti ada jalan, we can make our own way!

kali ini dapat link belajar deutsch yang keren, i hope i can learn so much!! i also downloaded  an app,, babbel (CMIW)... Allahuakbar!! Pasti bisa!
 WE just need to LEARN MORE, LISTEN MORE, PRAY MORE, be MORE PATIENT... and go get it, bite it with the molars.. grrrrgh


ooo right about the assignment, hssh,  i should buy marker, and search about IM ;the etiology and etc etc!!

AFTER i got bored learn das deutsch!



SEMANGAT SEMANGAT


OKTOBER, 7:54 9102013

Mesin Waktu yang tua

Lagu itu terdengar lagi

bak mesin waktu dia mengantarkanmu kembali ke sini
ke dalam ingatan yang polos ini

lagu lama, 
mungkin senandung nina bobo masa kecil
mungkin hanya radio yang bersuara merdu hari itu
di dalam ingatanku semua berkabut tak jelas
namun jelas suaraku, suaramu, bersama menyanyikan lagu itu

Aku benci durian
kau tenangkanku, berkata bahwa durian hanya datang sebentar saja dalam setahun
Aku menyukai lampu-lampu hias di malam hari
Kau ingatkanku bahwa jika fajar datang mereka hanya setitik warna diantara indahnya pagi
Aku takut mendengar bunyi gemuruh guntur dikala hari gelap,
Kau ajarkanku untuk bersiap-siap karena kilat yang menyilaukan akan diiringi gemuruh menggelegar

Hari ini 
Lagu itu terdengar lagi, 
Aku tidak bisa menyanyikannya lagi
bahkan bersenandung saja membuat napasku tercekat,
hari ini suaraku tidak diiringi lagi, hanya sendiri.

Aku menerka-nerka
Bagaimana indahnya kemudian jika kita bernyanyi bersama lagi?
Tapi ada takdir,
Apa kemudian aku harus menyanyikan lagu ini sendiri?
mungkin iya, 
aku bernyanyi sendiri, ragaku sendiri
Tapi di dalam ingatan ini lekat suaramu yang masih membimbingku
Membantuku pada not rendah
Menyemangatiku meraih not tinggi dengan pelan-pelan
Orang banyak akan mendengarku bernyanyi dengan luar biasa 
Mereka akan menuliskan namaku di batu prasasti sebagai penghargaan

Kemudian,
Aku akan memahat namamu di sebelah namaku pada prasasti itu
Karena selama ini aku tidak menyanyikan lagu ini sendiri....
kita bernyanyi, dalam dimensi waktu yang berbeda dengan semangat yang sama..



(Teruntuk Ayahanda, semoga saya bisa menjadi ayah yang super bagi anak-anak saya kelak, bagi cucu-cucumu kelak... )



Aku pasti menang!

Ada yang tersesat di sana!
Hawa,,
kakinya berdarah, menggambarkan kuatnya dia
pelipisnya berpeluh, namun kontras dengan tajam matanya

Dia mencari penyair,
Yang masyur, terkenal dengan istananya yang megah
yang dapat menenangkannya,
membuatkannya bait yang sarat pujian tentang kemolekkannya

aku bukan penyair,
Hanya sang Adam yang selalu bersimbah peluh untuk mengisi bagian kosong dari perutnya
sedikit berbagi bersama cacing-cacing lapar yang telah hidup bersamanya
jelas bukan aku yang dia cari

Waktu tak bisa dihentikkan
pun jika bisa saat inilah akan kuhentikan
saat Hawa masih di dalam lapangan pandanganku
Takkan kutunjukkan arah sang penyair itu
Kuajak dia berpikir tentang negeri-ku , alam-ku dan masa depan-ku
berharap dia lupa tentang sang penyair itu
kemudian memasukkan bagian dirinya perlahan-lahan ke dalam pikiran masa depanku


akan ada masa sang penyair itu kalah olehku
Istana itu akan terlihat kecil dibandingkan dengan gubuk reyotku
syar itu akan terdengar konyol dibandingkan dengan perlindunganku kepada Hawa
 Yang lebih membuatnya nyaman, membuatnya tenang,




Kembali mimpi

Ingin sekali kuliah di sana,,membangun kembali daerahku setelah itu,, biayanya mahal, harapan beasiswa juga susah. Finansial gimana ya,, harus usaha dari sekarang.. apapun itu, semoga saya lebih bermanfaat lagi..


Motive is clear,, semoga kasii sa bisa...

cita-cita dari SMP,, bahkan SD, 
Kadang buram lagi,, kemudian kembali jelas,,,


GERMANY !! 

Bismillah!


Mudahkan ,, semoga dimudahkan,, 

Mimpi itu untuk masa depan!!

silahkan bermimpi/berangan-angan, sesuka anda! tapi kalau mau bermimpi untuk mengubah masa lalu, anda terlalu menyedihkan..

Bagaimana dengan berandai-andai tentang masa lalu??
"... yah seandainya saja, tadi saya datang ke kampus lebih awal pasti hari ini ketemu dosen pembimbing... " menyedihkan bukan, coba ganti seperti ini ",,selanjutnya harus datang lebih dulu daripada si dosen! semangat!" membakar nian kan?

Hari ini dengar radio lagi, langsung mendengar lagu dari om John Lennon "imagine" ,,


Imagine there's no countries
It isn't hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people living life in peace

hemm,, mari kita pikir lagi, di sini om Lennon berpikir jika negara itu tidak ada, maka sejenis perang itu tidak akan ada, bunuh-membunuh akan berkurang. Jika tidak ada agama juga dunia ini bakalan lebih damai.

Kenyataan memang perang antar negara sering terjadi, selisih antar umat beragama sering terjadi. maka om john lennon berpikiran, "bayangkan deh kalo aja....!" 
Jika dan hanya jika, hal tersebut (lirik dalam lagu) terjadi, MENURUT SAYA, tetap saja akan terjadi perang, bunuh membunuh, soalnya beragam manusia itu selalu mencari populasinya yang sejenis, tidak akan bisa membuat mereka menjadi seragam secara keseluruhan. Ok gak ada negara, kemudian mereka merasa butuh membentuk kelompok yang se-nalar dengan mereka, kemudian mereka membuat perkumpulan, di sisi lain juga demikian, banyak kelompok terbentuk, semuanya ngotot ingin memajukan derajat kelompoknya masing-masing, kemudian kembali menjadi petak petak kelompok, manusia pasti punya ego (sure you do!), mempertahankan ego dengan cara apapun, pembunuhan? bisa saja terjadi (LAGI), lantas??

Tentang agama saya tidak akan berpendapat banyak. Yang saya yakini semua agama mengajarkan perdamaian, nilai-nilai luhur, dan ilmu lainnya. Bukan begitu?

So, I am not with Lennon, eventough he has a very simpathetic behaviour... 
Kembali jawaban pamungkas ketika saya SMA yang sangat cliche " depend on the people!"
yap, bukan negaranya yang salah, sistemnya? pemimpinnya atau warganya ? bisa saja,, kalau semua baik,akan membuat negara yang baik pula.. jadilah taat, jadilah damai, toleransi dan membatasi diri. SELALU.

For i am just a person, with my opinion, i do understand and please to hear any objection, advice and suggestion about this. 


SALAM CINTA pada BUMI dan Makhluk-makhluk yang bermukim di sana. Terkhusus pada Yang Maha Kuasa atas jiwa labil yang selalu mengharap bimbingan. atas majemuknya kami sehingga kami bersemangat, belajar untuk membatasi diri, mengerti yang lain, Terimakasih, Alhamdulillah

maafkan apabila hancur!